Rabu, 16 Oktober 2019

Perbedaan karakteristik pasar industri dan pasar konsumen beserta sifatnya.


Karakteristik pasar konsumen dan Karakteristik pasar bisnis

Karakteristik pasar konsumen adalah sebagai berikut:
1. Segmentasi pasar demografis
2. Perspektif pasar nasional
3. Penekanan taktik pemasaran pangsa pasar
4. Interaksi jual beli transaksional
5. Tidak ada pelanggan utama
6. Pendidikan pelanggan masih lemah
7. Daur hidup produk lebih panjang
8. Merek produk masih bersifat individual
9. Layanan yang disediakan belum tentu tersedia
10. Penekanan promosi menggunakan iklan
11. Target promosi fokus pada penempatan dan layanan produk
12. Kompleksitas saluran pemasaran masih sederhana
13. Pengetahuan pasar masih lemah
14. Dan sebagainya

Sedangkan karakteristik pasar bisnis adalah sebagai berikut:
1. Segmentasi pasar emporografis
2. Perspektif pasar global
3. Penekanan taktik pemasaran kinerja keuntungan
4. Interaksi jual beli kemitraan
5. Memiliki pelanggan utama
6. Pendidikan pelanggan kuat
7. Daur hidup produk lebih pendek
8. Merek produk masih bersifat perusahaan
9. Layanan yang disediakan telah tersedia sebelum dan sesudah transaksi
10. Penekanan promosi menggunakan personal selling
11. Target promosi fokus ke merangsang terjadinya sales call
12. Saluran pemasaran kompleks
13. Pengetahuan pasar kuat
14. Dan sebagainya.

Perbedaan pasar konsumen dan pasar bisnis
Perbedaan antar kedua pasar tersebut yaitu, perbedaan pasar konsumen dan pasar bisnis dapat dibedakan dari beberapa sisi antara lain:

1. Struktur Pasar

Pemasar Bisnis umumnya berhubungan dengan konsumen yang jumlahnya lebih sedikit namun memiliki kapasitas besar dibandingkan pemasar konsumen. Hal ini juga terjadi dalam pasar bisnis yang besar, dimana pembeli sering mendominasi pembelian. 

2. Karakteristik Permintaan

a.       Perbedaan pasar konsumen dan pasar bisnis berdasarkan karakteristik permintaan adalah sifat permintaan, stabilitas permintaan dan elastisitas permintaan.
b.      Sifat permintaan bisnis merupakan permintaan turunan (derived demand) dari permintaan konsumen. Jadi, kenaikan dan penurunan permintaan suatu produk bisnis dipengaruhi seberapa besar permintaan konsumen terhadap produk tersebut.
c.       Stabilitas permintaan rentan terganggu (more volatile) pada pasar bisnis dibanding pasar konsumen. Hal ini disebabkan karena pembeli dalam pasar konsumen lebih dominan dibandingkan dengan pembeli dalam pasar bisnis, namun skala pembelian setiap pembeli besar sehingga perusahaan menggantungkan penjualan pada jumlah pembeli yang terbatas.
d.      Elastisitas permintaan dalam pasar bisnis umumnya ditemukan elastisitas terbalik, dimana jika harga naik maka permintaan juga akan naik dan jika harga turun maka permintaan akan turun. Hal ini terjadi karena sifat spekulasi dalam pasar bisnis, dimana saat harga naik muncul spekulasi bahwa harga akan semakin naik nantinya. Sedangkan dalam pasar konsumen elastisitas tersebut jarang terjadi.

3. Karakteristik unit pembelian

Pembelian dalam pasar bisnis biasanya ikut melibatkan pihak lainnya dalam mengambil keputusan sehingga usaha pembelian lebih professional dibandingkan dengan pasar konsumen.

4. Tipe keputusan dan proses pengambilan keputusan

Umumnya pembeli bisnis menghadapi keputusan pembelian yang lebih kompleks dibandingkan dengan pembeli bisnis konsumen. Hal ini disebabkan pembelian biasanya mencakup jumlah besar, jadi perlu dilakukan pertimbangan teknis dan ekonomi yang lebih kompleks serta banyak interaksi yang dilakukan pada level tertentu pada pihak pembeli. 
Selain itu, dikarenakan hal tersebut umumnya hubungan antara penjual dan pembeli dalam pasar bisnis lebih dekat dan stabil. Sedangkan dalam pasar konsumen, hubungan antara penjual dan pembeli umumnya jauh dan seringkali pembeli bertukar-tukar produk maupun tempat membeli.

5. Karakteristik pemasaran

Perbedaan antara pasar konsumen dan pasar bisnis dari sisi karakteristik pemasarannya terdapat banyak perbedaan pula dan untuk lebih jelasnya lihat kembali poin di atas yang membahas mengenai karakteristik pasar konsumen dan karakteristik pasar bisnis.

Apa yang dimaksud dengan pemasaran Industri :
-          Pemasaran industri adalah kegiatan manusia yang ditujukan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan pembeli cerdas, atau pembeli lain yang dapat mempengaruhi pembelian barang-barang yang di perdagangkan, baik oleh barang kebutuhan suatu perusahaan dan barang kebutuhan organisasi pemerintah melalui proses pertukaran.
Pemasaran Industri Vs Pemasaran konsumen
-          Pemasaran Industri
a.       Karakteristik Pelayanan :
Sangat mementingkan pelayanan, waktu pengiriman dan ketersediaan
b.      Karakteristik Harga :
Lelang kompetitif dan negosiasi
-          Pemasaran Konsumen
a.       Karakteristik Pelayanan :
Tidak terlalu mementingkan pelayanan, waktu pengiriman dan ketersediaan
b.      Karakteristik Harga :
List price dan maksimum retail price (MRP)
Ruang lingkup pemasaran Industri
-          Formulasi strategi dan perencanaan pemasaran industri dimulai dengan suatu analisis terhadap lingkungan yang selalu berubah, baik mako maupun mikro.
-          Sistem klasifisikasi barang/jasa akan memberikan gambaran bagaimana perencanaan dan strategi pemasaran berbeda menurut kategori barang/jasa.
-          Manajemen pemasaran industri berfungsi untuk menganalisis, merencanakan, melaksanakan, pengendalian diri, dari setiap prodram yang telah direncanakan untuk menciptakan hubungan baik yang saling menguntungkan.
Karakteristik & Prilaku Pembeli Pasar Industri
Karakteristik dari pasar industri antara lain : 
1.   Pembeli lebih sedikit dibandingkan dengan pasar konsumsi,
            pasar industri memiliki jumlah industri yang jauh lebih kecil. Misalnya Good Year, Tire Company, masih sangat tergantung pada pesanan dari salah satu pabrik terbesar.
2.   Pembeli dengan skala yang lebih besar.
            Dalam pasar yang sangat luas, jumlah pembeli sangat sedikit namun volume pembelian sebagian besar banyak yang dikonsumsi.Contohnya Jenis industri seperti sepeda motor, telepon, telegram, rokok, mesin pesawat terbang dan suku cadangnya, dan serat organik. Empat besar dari produsen tersebut di atas memberi lebih dari 70 % hasil produksi.
3.   Hubungan yang erat antara pemasok dan pelanggan
            dikarenakan dengan sedikitnya jumlah pelanggan dan pentingnya serta kuatnya posisi pelanggan besar pada pemasok, maka terlihat adanya hubungan erat antara pelanggan dengan pemasok dalam pasar industri. Pemasok seringkali diminta untuk menyesuaikan produk mereka dengan kebutuhan pelanggan secara individual.
4.   Pembeli yang terpusat secara geografis.
            Di Amerika, lebih dari setengah jumlah pembeli yang terdapat dalam pasar industri terpusat pada tujuh negara bagian. Konsentrasi geografis lebih terlihat pada industrinya, karet dan besi baja.
5.   Permintaan turunan.
            Kalau kita pelajari sebenarnya permintaan pasar atas barang industri pada akhirnya berasal dari permintaan atas barang konsumsi.
6.   Permintaan inelastik.
            Permintaan total atas barang- barang dan jasa industri tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan harga. Misalnya, Pabrik sepatu tidak akan membeli kulit dalam jumlah yang lebih besar hanya karena jatuhnya harga. Sebaliknya juga mereka tidak akan mengurangi pembelian bila harganya naik, kecuali mereka mereka mendapatkan pengganti dari kulit yang memadai.
7.   Permintaan Berfluktuasi.
            Permintaan atas barang dan jasa industri cenderung lebih mudah berubah daripada barang industri. Hal ini terjadi terutama pada permintaan mesin- mesin dan peralatan baru.
8.   Pembelian professional.
Barang- barang industri biasanya dibeli oleh agen yang sudah terlatih secara professional. Mereka menggunakan setiap jam kerja mereka untuk belajar yakni bagaimana cara membeli yang lebih baik.
9. Beberapa pengaruh pembelian.
            Pada umumnya lebih banyak orang yang mempengaruhi pengambilan     keputusan pada setiap pembelian dari barang industri. Dibandingkan dengan pengambilan keputusan pembelian produk konsumen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar